shadow_left
Logo
Shadow_R
   
JOGJA FASHION WEEK 2008 Print E-mail
Written by agus maryanto   
Wednesday, 27 August 2008

 

JOGJA FASHION WEEK 2008 | 27-31 Agustus 2008 |

Pegelaran Keraton Yogyakarta | Pukul 09-21-00 WIB

 

 JOGJA NEVER ENDING ASIA, ditetapkan sebagai Brand Image Propinsi
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang didesain penuh makna,
menempatkan posisi baru Yogyakarta sebagai " Experience that never end
in Asia". Sebuah kota yang tampil dengan kemampuannya sebagai ikon
kebudayaan Jawa. Tampil dengan predikat Daerah Istimewa dengan
berbagai macam julukan kota, kaya akan pesona dan dipandang sebagai
daerah potensial dengan posisinya yang strategis. Inilah sebuah
realita yang menjadikan Yogyakarta sebagai 'kota yang mendunia'.

 

JOGJA FASHION WEEK, sebuah wujud nyata salah satu upaya yang didukung
oleh pemerintah Propinsi DIY untuk menunjukkan dan mempertahankan
eksistensi kepada dunia internasional melalui serangkaian kegiatan
yang menggabungkan antara fashion, seni dan budaya . Kegiatan ini
merupakan sarana yang tepat untuk meningkatkan perkembangan dan
pertumbuhan ekonomi, sosial dan budaya terutama untuk mempromosikan
Yogyakarta sebagai salah satu kota pariwisata dunia dengan salah
satunya mengangkat keanekaragaman budaya yang dimiliki Indonesia
sebagai sumber inspirasi tanpa batas.

Berbicara tentang Yogyakarta, tentu tidak lagi sekedar berbicara
tentang menariknya imajinasi seni budaya, tentang senyuman, tentang
keramahan, tetapi juga berbicara pula tentang kekuatan bisnis yang
menjanjikan.

JOGJA FASHION WEEK 2008, sebuah momentum untuk mengembangkan dan
mengangkat keanekaragaman seni budaya Indonesia yang memiliki potensi
di dunia internasional melalui peran serta para perancang busana dan
produsen fashion di Indonesia. Event ini kembali digelar sebagai
langkah maju untuk terus mengangkat dan memberikan kekuatan
"positioning" Indonesia di perdagangan Internasional dengan tema
"Culturally Plural"

VISI & MISI

1. Memperkenalkan dan memperluas jaringan pasar industri
    tekstil/garmen/ fashion serta industri terkait termasuk Usaha Kecil
    Menengah (UKM) kepada pelaku bisnis nasional dan internasional.
2. Sebagai motivator dan katalisator bagi insan mode untuk berkreasi
    lebih intens dengan
   acuan budaya asli Indonesia.
3. Mensosialisasikan pada masyarakat untuk lebih cinta dan bangga
    menggunakan produksi dalam negeri.
4. Mendorong produsen lokal untuk membuat produk yang mampu bersaing
    dengan bangsa lain serta mengedepankan teknologi industri dan mass
    produknya.
5. Membuka pandangan internasional terhadap kualitas dan nilai seni
    produk bangsa Indonesia.
6. Sebagai media cross information bagi perkembangan dunia fashion di
    kancah nasional maupun internasional.
7. Mempromosikan dan mengangkat industri pariwisata dalam rangka Visit
    Indonesia 2008.
8. Memperluas jaringan sponsor dan menyediakan media nasional –
    internasional bagi perancang busana dan pengusaha sebagai dasar
    pengembangan bisnis.
9. Menjadikan Jogja Fashion Week sebagai event percontohan dalam
    mempresentasikan trend etnik daerah sekaligus sebagai icon budaya
     nasional.

PROGRAM

JOGJA FASHION EXPO
Program pameran dalam mempromosikan produk fashion, textiles design,
garment industry,textiles industry (batik, ikat sarung, pareo, dll),
perhiasan (emas, perak, mutiara, dll), aksesoris busana (tas, ikat
pinggang, topi, sepatu, dll), dan industry pendukung fashion lainnya
oleh para exhibitors yang disajikan sesuai dengan kebutuhan pasar
internasional tanpa meninggalkan tradisi Indonesia.

JOGJA STREET CARNIVAL
Ajang ekspresi dalam bentuk fashion parade di sepanjang jalan
Malioboro Yogyakarta untuk memeriahkan sekaligus memberikan inspirasi
dan informasi kepada masyarakat umum tentang suatu ungkapan ekspresi
seniman, fashion designers, pelajar/mahasiswa maupun badan
usaha/kelompok terkait terhadap keanekaragaman budaya Indonesia.

JOGJA FASHION COMPETITION
Sebagai media untuk memotivasi para young designers serta menggali
bakat dalam khasanah merancang busana dan merupakan upaya dalam
meningkatkan apresiasi masyarakat terhadapproduk dalam negeri yang
diolah secara inovatif sehingga dapat bersaing dalam pasar
internasional. Penilaian akan dilakukan secara profesional oleh para
juri yang berprofesi sebagai fashion designer, pengamat mode nasional
dan fashion editor majalah nasional.

JFW TALK
Media informasi bagi para pecinta dan pelaku fashion mengenai usaha
dalam mengembangkan dunia fashion atas dasar potensi yang dimiliki
bangsa Indonesia dari aspek seni dan budaya sehingga dapat bersaing di
pasar dunia. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang Indonesian trend
mode dengan menghadirkan pembicara dan nara sumber yang ahli dan
menguasai di bidangnya terkait dengan dunia fashion.

INDONESIAN DESIGNERS SHOW
Menampilkan koleksi rancangan para perancang busana Indonesia yang
digelar selama 5 hari yang disajikan untuk para buyer, investor, media
nasional-internasio nal dan masyarakat umum.

Jogja Fashion Week (JFW) memiliki komitmen terhadap visi dan misi
kegiatan, hal ini terlihat dari kesempatan yang diberikan kepada para
pecinta dan pelaku mode atau para pelaku bisnis terkait untuk
menjadikan event ini sebagai peluang dalam mempromosikan produknya
sekaligus memberikan nilai positif atas potensi yang dimiliki bangsa
Indonesia.

info lebih lanjut hub : Adoy 08122762195
--
Eno Dewati
Humas/Relations Publiques
Centre Culturel Français / Lembaga Indonesia Prancis (LIP)
Jalan Sagan 3
55223 Yogyakarta
Indonésie
Tél: + 62 (274) 54 74 09
Fax: + 62 (274) 56 21 40
Last Updated ( Thursday, 28 August 2008 )
 
< Prev   Next >